Ada yang berencana lebaran dengan menggunakan batik…?
Kain tradisional yang satu ini memang sedang tren, semua orang berlomba-lomba untuk memakainya. Modelnya pun sudah disesuaikan dengan tren mode saat ini. Tidak heran jika pergi ke mall, barisan wanita berbusana batik yang dipadukan dengan jeans, rok mini bahkan celana pendek, seperti tidak ada habisnya.
Supaya busana batik tahan lama, perawatannya juga harus diperhatikan. Perawatan apa saja yang harus dilakukan? Berikut adalah tips dan triknya.
1. Yang paling baik untuk mencuci kain batik adalah dengan menggunakan shampo rambut. Caranya, larutkan shampo ke dalam air, hingga tidak ada lagi bagian yang mengental. Setelah itu baru celupkan kain batik ke dalamnya. Atau bisa juga dengan menggunakan sabun pencuci khusus kain batik yang dijual di pasaran.
2. Jangan pernah menggosok kain batik ketika mencucinya, dan jangan mencucinya menggunakan deterjen. Jika kain batik terlalu kotor, cucilah dengan air hangat. Namun, jika kain batik terkena noda, maka cukup dicuci dengan sabun mandi saja. Kalau nodanya masih membandel, gunakanlah kulit jeruk pada bagian yang kotor untuk menghilangkannya. Yang pasti, jangan pernah mencuci kain batik menggunakan mesin cuci.
3. Setelah kotoran hilang, jemurlah kain batik di tempat yang teduh. Tidak perlu memerasnya sebelum menjemur, biar saja mengering secara alami. Pada saat menjemur, sebaiknya tarik bagian tepi kain agar serat kain terlipat kembali seperti sediakala.
4. Hindari menyetrika batik. Namun jika kondisinya terlalu kusut, maka Anda bisa menyemprotkan air di atas kain batik, lalu lapisi dengan kain, baru mulai menyetrika. Hal ini untuk menghindari kain batik terkena panas langsung dari setrika.
5. Jika ingin memberi pewangi dan pelembut kain pada batik tulis, jangan disemprotkan langsung pada kainnya. Tutupi dulu kain dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain. Begitu juga dengan parfum, jangan disemprotkan langsung ke pakaian berbahan batik sutera berpewarna alami.
6. Setelah selesai disetrika, sebaiknya simpan batik di dalam plastik agar tidak dimakan ngengat. Jangan pernah memberi kapur barus pada kain batik, karena sifatnya yang terlalu keras bisa merusak kain. Lebih baik, beri merica atau lada yang dibungkus dengan tisu, lalu masukkan ke dalam lemari pakaian untuk mengusir ngengat. Atau bisa juga menggunakan akar wangi yang sebelumnya telah dicelup ke dalam air panas, lalu dijemur. Kemudian, celup sekali lagi ke dalam air panas dan dijemur. Nah, setelah akar wangi tersebut kering, Anda baru bisa menggunakannya.
Waktunya melestarikan kain tradisional Indonesia!
Senin, 16 Februari 2009
Tips Merawat Kain Batik
Minggu, 15 Februari 2009
7 Mitos Seputar Menstruasi
MITOS seringkali dipercaya, berkembang dalam masyarakat dengan penyampaian informasi yang kurang tepat, kurang lengkap, bahkan terlalu berlebihan. Hal ini menimbulkan sikap antipati, defensif bahkan diskriminasi pada situasi tertentu.
ada yang sedang haid saat ini ? ternyata mitos mengenai haid / menstruasi telah beredar dalam masyarakat dan turun temurun diberitahukan. Ini adalah beberapa di antaranya :
1. Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah.
Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150 ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena Anda sedang menstruasi.
2. Sedang menstruasi berarti sedang sakit.
Justru sebaliknya, menstruasi adalah proses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan sistem reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya.
3. Ingin menstruasi lancar, sering-seringlah minum soft drink.
Banyak yang percaya selain memperlancar keluarnya darah, minum soft drink juga dapat mengurangi rasa sakit perut. Sebenarnya belum ada penelitian khusus mengenai hal ini. Sakit tidaknya perut saat menstruasi atau lancar tidaknya darah menstruasi yang keluar semua itu dipengaruhi oleh hormon serta faktor psikis seseorang.
4. Memakai pembalut saat menstruasi bisa menyebabkan kemandulan.
Secara medis justru merupakan metode selama masa menstruasi agar tetap bersih dan tidak lembap. Pada dasarnya semua pembalut itu sehat, tetapi sebagian perempuan ada yang juga mengalami alergi dan iritasi. Hal ini dikarenakan sensitivitas organ kelamin setiap perempuan berbeda. Oleh karena itu disarankan agar saat menstruasi mengganti pembalut sesering mungkin (idealnya setiap 4 jam), terutama ketika sedang banyak-banyaknya keluar darah menstruasi dan setelah buah air kecil atau besar.
5. Saat menstruasi dilarang berenang.
Selama memakai pembalut dan tidak merasa risih, berenang saat menstruasi boleh-boleh saja dilakukan. Dan ini sama sekali tidak berpengaruh pada kesehatan. Sebagai saran, jika perut merasa kram, barulah hentikan aktivitas berenang.
6. Menstruasi yang normal itu lamanya pasti seminggu.
Tentu saja pendapat ini salah. Setiap perempuan pasti memiliki masa menstruasi yang berbeda dan tidak selalu harus tujuh hari. Perempuan yang memiliki masa menstruasi tiga, empat atau lima hari masih dianggap normal
7. Jangan minum es saat menstruasi.
Sesungguhnya air dingin tidak memiliki efek apapun saat menstruasi. Terutama efek menghambat aliran darah, selama tidak merasakan sakit ataupun perut kembung, minum air es sah-sah saja.
(sumber: buku Kesproholic, Tim Mitra Inti)